Satu hari yang penuh kekhawatiran lebih melelahkan daripada satu hari bekerja penuh. Sir John Lubbock
Hidup ini menjadi begitu melelahkan ketika satu kekhawatiran sedang kita hadapi, beberapa hal kehawatiran saya rasakan, saya khawatir bagaimana kalau saya dikeluarkan dari pekerjaan, saya khawatir bagaimana kalau pasangan saya menginggalkan saya, saya khawatir bagaimana kalau musibah melanda saya dan orang disekeliling saya meninggalkan saya, kemanakah aku harus mencari perlindungan.
Sepertinya kekhawatiran itu memang sudah melekat erat dalam perjalanan hidup ini, namun ketika saya serahkan perasaan ini pada Tuhan, hal itu mendatangkan kelegaan tersendiri, mari bukalah pintu hati kita dan ijinkan Tuhan bekerja dalam kekhawatiran kita, dan percayakan pada Dia setiap kendali Hidup ini, damai sejahtera Allah akan memelihara hati dan pikiran kita dalam Kristus Yesus. Amin.
(Filipi 4:6-7)
Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur. Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Tuhan memberkati ^_^
NB : mari ajak satu sahabat anda bergabung dalam group ini, makasih Gbu all ^_^
Terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu (Yakobus 1:21)
Bacaan : Yehezkiel 33:23-33
Ada sebuah kisah tentang seorang tentara Amerika yang selamat meskipun telah ditembak oleh peluru musuh pada saat perang dunia kedua. Dikisahkan bahwa rasa ngeri mencekam hati tentara itu ketika mortir berdesing di atas kepalanya, senapan meletus, dan musuh mendekat. Tiba-tiba rasa sakit mengoyaknya ketika sebutir peluru menembus dada dan lengannya. Namun itu bukan akhir hidup tentara tersebut. Menurut artikel di The New York Times, peluru itu diperlambat oleh Buku Perjanjian Baru yang dibawa di saku bajunya. Bertahun-tahun kemudian, orang ini masih menyimpan kitab yang terkena noda darah dengan lubang kasar di tengah-tengahnya itu. Ia percaya kitab itu telah menyelamatkan hidupnya.
Ini memang cerita yang menarik, tetapi ini tidak ada kaitannya dengan pertolongan rohani yang menyelamatkan hidup yang dapat diberikan oleh Alkitab. Dalam kitab Yehezkiel 33, kita membaca bahwa bangsa Israel kuno merasa terhibur dengan nubuat para nabi, tetapi mereka tidak menggunakannya untuk mengubah hidup. Mereka menyalahgunakan janji-janji Allah kepada Abraham untuk mendukung klaim mereka sendiri atas tanah (ayat 24). Mereka senang mendengarkan nubuat nabi (ayat 30), namun Tuhan berfirman kepada Yehezkiel, "Mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka tidak melakukannya" (ayat 31). Hasilnya? Mereka menerima hukuman Allah.
Demikian pula sekarang, firman Allah tidak untuk dipuja-puja sebagai pembawa keberuntungan atau untuk meringankan beban pikiran dengan membawa kelegaan sementara dari kecemasan. Firman diberikan untuk dilaksanakan sehingga bantuanNya tidak hanya berlaku untuk kehidupan sekarang ini, tetapi juga untuk selamanya
KITA BELUM BENAR-BENAR MEMAHAMI FIRMAN
SEBELUM KITA MELAKUKANNYA
TIPE DATA SEDARHANA :
Tipe dat menunjukkann suatu nilai yang dapat digunakan oleh variabel. tipe data sederhana terbagi menjadi beberapa bagian :
A. Tipe data char
- terdiri dari suatu huruf besar/kecil, angka (tidak untuk dihitung), atau karakter khusus.
- ditulis diantara 2 petik tunggal.
B. Tipe data string
- berupa rangkaian karakter yang terletak diantara 2 petik.
- panjang dari suatu string sebaiknya dibuntukan pada bagian deklarasi dengan tanda [n], jika tidak panjangnya akan dianggap 255 karakter.
C. Tipe data boolean
berupa nilai logika, yaitu:
- true, untuk menyatakan kondisi benar.
- false, untuk menyatakan kondisi salah.
D. Tipe data integer
- adalah bagian desimal yang tidak memiliki bagian desimal.
- termasuk tipe numerik, yaitu dapat dioperasikan secara automatik.
E. Tipe data real
- adalah tipe bilangan yang memiliki bagian desimal.
- termasuk tipe numerik, yaitu dapat dioperasikan secara matematik.

